Jumat, 08 April 2011

Novak Djokovic Mengalahkan Rafael Nadal

Miami Tennis Masters 2011 Final, Petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal berhasil dikalahkan oleh Novak Djokovic dengan 4-6, 6-3, 7-6. Djokovic harus bekerja keras sebelum berhasil mendapatkan kemenangan di pertandingan final ini.

Dengan kemenangan ini, Djokovic berada di posisi kedua peringkat Dunia dengan 26 kemengan semenjak tahun lalu. Selain itu, ini adalah kemenangan kedua Djokovic atas Nadal setelah Indian Wells dua pekan yang lalu. Tidak menutup kemungkinan jika Djokovic tetap bermain dengan baik, maka ia dapat menjadi petenis nomor satu dunia.

"Sangat sulit dipercaya bisa menang melawan petenis nomor satu dunia dalam pertarungan tiga set dan tie break," jelas Djokovic sambil mengangkat trofi, seusai pertandingan.

Walaupun Djkokovic berhasil mengalahkan Nadal, tetapi Nadal tidak memberikan kemenangan dengan mudah kepada Djokovic. Di set pertama, Djokovic harus bekerja keras karena Nadal bermain dengan sangat baik. Sehingga set pertama berakhir dengan 6-4 untk Nadal. Namun, di set kedua Djokovic berbalik memberikan tekanan kepada Nadal, sehingga Nadal harus bekerja keras di set kedua.

Set kedua ini membuat Nadal mengeluarkan banyak tenaga. Walaupun Nadal mencoba untuk memberikan perlawanan, tetapi Djokovic berhasil mengakhiri set kedua dengan 6-3. Dan di set terakhir, kedua petenis bermain dengan sangat baik dan memaksa terjadinya tie break. Tetapi Djokovic bermain lebih bagus daripada Nadal dan mengakhiri set ketiga dengan 7-6 untuk kemenangan Djokovic atas Nadal di final Miami Masters 2011.

Drogba atau Torres?

Setelah Chelsea kalah 0-1 dari Manchester United, maka Chelsea harus bekerja keras untuk menghadapi leg kedua perempatfinal Liga Champions pekan depan. Dalam keadaan ini, Carlo Ancelotti disarankan untuk menggunakan Didier Drogba daripada Fernando Torres jika ia ingin mendapatkan kemenangan. Hal ini dikarenakan Drogba dianggap bermain lebih baik jika dibandingkan dengan Torres.

Torres mendapatkan kepercayaan dari Ancelotti untuk bermain sebagai starter saat menghadapi Manchester United di Stamford Bridge. Ia bermain sampai pertandingan berakhir, namun ia tidak memberikan ancaman kepada Manchester United dan tidak dapat mencetak gol untuk Chelsea. Dan sampai saat ini, sudah 8 pertandingan Torres tidak mencetak gol.

Walaupun Ancelotti masih yakin bahwa Torres akan segera mencetak gol untuk Chelsea, namun Ancelotti mendapatkan kritikan mengenai pemain termahal di Liga Inggris tersebut. Pertandingan leg kedua ini adalah kesempatan terakhir bagi Chelsea untuk mendapatkan gelar juara di musim ini. Dan seharusnya, Ancelotti akan menggunakan Drogba sebagai starter dengan formasi 4-3-3.

Mantan asisten Ancelotti, Ray Wilkins memberikan komentar bahwa Drogba lebih cocok bermain di formasi 4-3-3 dibandingkan dengan Torres.

"Aku lebih suka memainkan Didier di lini depan, dengan (Florent) Malouda di kiri dan Nicolas Anelka atau Salomon Kalou di kanan," ujar Wilkins seperti yang dilansir Dailymail.

"Kenapa? Karena aku akan memainkan formasi 4-3-3 dan di level ini anda tidak bisa mengakomodasi pemain. Harus bisa pilih salah satu dan singkirkan yang lain. Di Chelsea ada tiga, Anelka, Drogba dan Torres- cuma ada satu di antara mereka," sambungnya.

Wilkins juga memberikan komentar mengenai kondisi Torres yang belum berubah semenjak bergabung dengan Chelsea.

"Anda masih punya harapan jika gol akan segera datang. Itu normal kok."

Drogba atau Torres?

Setelah Chelsea kalah 0-1 dari Manchester United, maka Chelsea harus bekerja keras untuk menghadapi leg kedua perempatfinal Liga Champions pekan depan. Dalam keadaan ini, Carlo Ancelotti disarankan untuk menggunakan Didier Drogba daripada Fernando Torres jika ia ingin mendapatkan kemenangan. Hal ini dikarenakan Drogba dianggap bermain lebih baik jika dibandingkan dengan Torres.

Torres mendapatkan kepercayaan dari Ancelotti untuk bermain sebagai starter saat menghadapi Manchester United di Stamford Bridge. Ia bermain sampai pertandingan berakhir, namun ia tidak memberikan ancaman kepada Manchester United dan tidak dapat mencetak gol untuk Chelsea. Dan sampai saat ini, sudah 8 pertandingan Torres tidak mencetak gol.

Walaupun Ancelotti masih yakin bahwa Torres akan segera mencetak gol untuk Chelsea, namun Ancelotti mendapatkan kritikan mengenai pemain termahal di Liga Inggris tersebut. Pertandingan leg kedua ini adalah kesempatan terakhir bagi Chelsea untuk mendapatkan gelar juara di musim ini. Dan seharusnya, Ancelotti akan menggunakan Drogba sebagai starter dengan formasi 4-3-3.

Mantan asisten Ancelotti, Ray Wilkins memberikan komentar bahwa Drogba lebih cocok bermain di formasi 4-3-3 dibandingkan dengan Torres.

"Aku lebih suka memainkan Didier di lini depan, dengan (Florent) Malouda di kiri dan Nicolas Anelka atau Salomon Kalou di kanan," ujar Wilkins seperti yang dilansir Dailymail.

"Kenapa? Karena aku akan memainkan formasi 4-3-3 dan di level ini anda tidak bisa mengakomodasi pemain. Harus bisa pilih salah satu dan singkirkan yang lain. Di Chelsea ada tiga, Anelka, Drogba dan Torres- cuma ada satu di antara mereka," sambungnya.

Wilkins juga memberikan komentar mengenai kondisi Torres yang belum berubah semenjak bergabung dengan Chelsea.

"Anda masih punya harapan jika gol akan segera datang. Itu normal kok."